Rabu, 25 Maret 2009

SEJARAH PENYIMPANAN DATA (DATA STORAGE)

Perkembangan media penyimpanan data (data storage) sejak komputer tercipta berubah sangat signifikan. Perbandingannya sangat mencolok, sebagai contoh data yang tersimpan dalam sebuah media penyimpanan sangat kecil, di bawah 4096 bits. Jika dikalkulasikan, 1 DVD setara dengan 90.000.000 punch card!!.

1.Punch Card




Sejak tahun 1725 telah dirancang sebuah media untuk menyimpan data yang diperkenalkan oleh seorang tokoh bernama Basile Bouchon menggunakan sebuah kertas berforasi untuk menyimpan pola yang digunakan pada kain. Namun pertama kali dipatenkan untuk penyimpanan data sekitar 23 September 1884 oleh Herman Hollerith - sebuah penemuan yang digunakan lebih dari 100 tahun hingga pertengahan 1970. Contoh di sini adalah bagaimana sebuah punch card dapat berfungsi sebagai media penyimpanan, memiliki 90 kolom (90 column punch card), terjadi tahun 1972. Jumlah data yang tersimpan dalam media tersebut sangat kecil, dan fungsi utamanya bukanlah menyimpan data namun menyimpan pengaturan (setting) untuk mesin yang berbeda.


2.Punch Tape




Seorang tokoh bernama Alexander Bain merupakan orang yang pertama kali mengetahui penggunaan paper tape yang biasanya digunakan untuk mesin faksimili dan mesin telegram (tahun 1846). Setiap baris tape menampilkan satu karakter, namun karena Anda dapat membuat fanfold dengan mudah maka dapat menyimpan beberapa data secara signifikan menggunakan punch tape dibandingkan dengan punch card.


3.Selectron Tube




Pada tahun 1946 RCA mulai mengembagkan Selectron Tube yang merupakan awal format memori komputer dan Selectron Tube terbesar berukuran 10 inci yang dapat menyimpan 4096 bits Harga satu buah tabung sangat mahal dan umurnya sangat pendek di pasaran.


4.Magnetic Tape


Magnetic TapePada tahun 1950-an magnetic tape telah digunakan pertama kali oleh IBM untuk menyimpan data. Saat sebuah rol magetic tape dapat menyimpan data setara dengan 10.000 punch card, membuat magnetic tape sangat populer sebagai cara menyimpan data komputer hingga pertengahan tahun 1980-an.



5.Compact Cassette




Compact Cassette merupakan salah satu bagian dari Magnetic Tape, dikarenakan sudah banyak dari kita yang telah memilikinya, hal itu menjadi bagian yang khusus. Compact Cassette diperkenalkan oleh Philips pada tahun 1963, namun tidak sampai tahun 1970 menjadi populer. Komputer, seperti ZX Spectrum, Commodore 64 dan Amstrad CPC menggunakan kaset untuk menyimpan data. Standar 90 menit Compact Cassette dapat menyimpan sekitar 700kB hingga 1MB dari data tiap sisinya. Jika disetarakan dengan DVD, maka data dalam Compact Cassette dapat dijalankan selama 281 hari.


6.Magnetic Drum




Magnetic Drum memiliki panjang 16 inci yang bekerja 12.500 putaran tiap menit. Media ini digunakan untuk menunjang komputer IBM 650 sekitar 10.000 karakter dari Memori Utama.


7.Floppy Disk



Pada tahun 1969, floppy disk pertama kali diperkenalkan. Saat itu hanya bisa membaca (read-only), jadi ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi maupun dihapus. Ukurannya 8 inch dan dapat menyimpan data sekitar 80kB. Empat tahun kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250 MB, atau biasa disebut juga Zip disk.


8.World’s first hard drive




Tanggal 13 September 1956, komputer IBM 305 RAMA dalam kondisi tidak terselubungi. Komputer tidak mengalami perubahan sejak dapat menyimpan data sekitar 4.4 MB (setara dengan 5 milyar karakter) - saat itu sudah menjadi hal yang menakjubkan. Data tersimpan dalam 50 buah Magnetic Diks yang berukuran 24 inci. Lebih dari 1000 sistim dibangun dan diproduksi pada akhir tahun 1961. IBM mengeluarkan seharga $3,200 per bulan untuk memproduksi komputer.


9.Hard drive



Hard drive masih diproduksi di bawah pengembangan yang tetap (konstan). Hitachi Deskstar 7K yang Anda lihat pada gambar di bawah adalah hard drive pertama kali yang dapat menyimpan data 500GB – setara dengan 120.000 World’s first hard drive IBM 305 RAMAC. Hal ini cenderung tiap tahun kita dapat memperoleh drive yang dapat menyimpan data secara cepat dengan harga murah.


10.Laser Disk




Tahun 1958, Laser Disk ditemukan namun tidak sampai tahun 1972 untuk pertama kalinya Video Disk didemonstrasikan kepada publik. Enam tahun kemudian, yaitu tahun 1978, sudah tersedia di beberapa pasaran. Hal yang tidak mungkin menyimpan data pada disk, namun mereka dapat menyimpan data dalam bentuk video dan gambar secara signifikan dengan kualitas tinggi lebih canggih dari teknik pada VHS.


11.Compact Disk



Compact disk muncul bermula dari penemuan Laser Disk, namun berukuran lebih kecil. Dikembangkan oleh kerjasama antara SONY dan Philips pada tahun 1979 dan Compact Disk sangat berlimpah di pasaran pada tahun 1982. Sekarang tipe CD dapat menyimpan data sebesar 700MB.


12.DVD



DVD (Digital Versatile Disc atau Digital Video Disc) merupakan dasar dari CD menggunakan teknologi laser yang berbeda. Panjang gelombang laser menggunakan 780nm sinar inframerah (standar CD menggunakan 625 nm hingga 650nm sinar inframerah) yang membuatnya memungkinkan menyimpan data pada space yang sama. Dua lapisan DVD dapat menyimpan data sebesar 8.5 GB.


13.# Media Penyimpanan Masa Depan



13.

Ada beberapa media penyimpanan data modern seperti kartu memori (memory card), kita tidak memiliki hal semacam itu, namun dalam perkembangan masa depan ada kemungkinan me-launching Blu-Ray dan HD DVD - persaingan dua format sebagai pengganti compact disc yang dapat menyimpan data lebih banyak.
Apa yang akan Anda ucapkan jika suatu saat memiliki Holographic Versatile Disc (HVD) yang dapat menyimpan data 160 kali lebih banyak dari Blu-Ray Disc. Kemampuan menyimpa data hingga 3.9 TB (Tera Byte) dalam sebuah disk atau secara dengan 4.600 - 11.900 jam menjalankan video menggunakan MPEG4.

MAMBO / JOOMLA

Pra Instalasi Mambo/Joomla

1. Prasyarat Utama

Mambo/Joomla dapat berfungsi dengan baik jika didukung oleh program aplikasi lain seperti: Apache (sebagai web server), PHP (sebagai penterjemah kode), dan MySQL (sebagai database). Ketiga unsur tersebut wajib terpasang dalam komputer Anda jika ingin menjalankan Mambo/Joomla. Jadi, ketika Anda membuat situs secara offline (localhot) perlu sebuah server. Masing-masing aplikasi memiliki fungsi yang berbeda.

Di sini tidak akan membahas tentang instalasi Apache, PHP, maupun MySQL. Silakan Anda menginstal komponen-komponen tersebut sendiri. Untuk mendownload Apache silakan kunjungi di httpd://apache.org, MysSQL di http://mysql.com/, dan PHP di http://php.net.

Ada beberapa program yang dapat berfungsi sebagai server mini (sering disebut sebagai server kit) yaitu Uniform Server (Uniserver), PHP Triad, Dongkrak (karya anak bangsa), AppServe, dan lain-lain.

Keempat program tersebut mampu menjalankan Mambo/Joomla karena di dalamnya terdapat komponen yang diperlukan Mambo/Joomla. Dari sekian banyak server, jika Anda mengikuti petunjuk dalam artikel ini, penulis menggunakan Uniform Server (Uniserver). Namun Anda juga bisa menggunakan program lain sesuai keinginan.

2. Instalasi Uniserver (Download)

Uniform Server merupakan sebuah program yang terdiri dari beberapa aplikasi seperti Apache, MySQL, php, dan Perl. Program ini berfungsi seperti layaknya sebuah server mini yang dapat menjalankan kode untuk web seperti php, Perl, CGI, maupun ASP. Seperti kita ketahui, syarat mutlak untuk dapat disebut sebagai server adalah mampu menterjemahkan bahasa yang dibuat dalam oleh Client us kemudian menterjemahkan dan selajutnya mengirimkan pesan yang disampaikan ke browser seperti apa yang diinginkan oleh pembuat situs tersebut. Dan sebuah server, umumnya harus menyediakan beberapa program penterjemah bahasa seperti yang telah disebutkan di atas.

Proses instalasi sangat mudah dan tidak perlu diinstal ke dalam komputer. Anda cukup meng-copy (duplikasi) ke dalam salah satu disk drive (C atau D). Selanjutnya Anda tinggal meletakkan file instalasi Mambo ke dalam salah satu folder.

Anda dapat pula mendownload secara gratis dari internet di http://miniserver.sourceforge.net,

1.

Pertama kali, ekstrak file Uniserver3.3 ke salah satu drive (C atau D).
2.

Setelah ter-extract ke dalam salah satu folder, klik file Server_Start.bat untuk mengaktifkan Uniserver.
3.

Perlu diingat, apabila dalam komputer Anda telah terinstall aplikasi server seperti Apache maupun MySQL Server, sebaiknya dinon-aktifkan terlebih dulu sebelum menjankan program Uniform Server. Jika tidak dinon-aktifkan maka Uniform Server tidak dapat berjalan (tidak aktif) karena Server akan bentrok dengan yang lain. Jadi, sebaiknya non-aktifkan seluruh program Server dengan cara menekan tombol Ctrl+Alt+Del secara bersamaan. Klik Tab Processes untuk melihat program yang sedang berjalan. Jika terdapat Apache atau mysqld-exe segera klik tombol End Process.
4.

Tunggu beberapa saat, jika belum muncul halaman utamaUniform Server, klik file Disk Start. Dan jika belum muncul juga, refresh sekali lagi.
5.

Maka akan muncul menu go to main page. Klik menu tersebut untuk masuk ke halaman utama Uniform Server 3.3.
6.

Program tersebut sudah berjalan dengan baik (aktif). Sekarang aktifkan tombol Run MySQL Server. Tunggu beberapa saat, selanjutnya akan muncul pesan bahwa SySQL Server sudah aktif. Sekarang klik tombol Back untuk masuk ke halaman utama Uniform Server.


Pengantar Mambo/Joomla

mambo_logo.jpgMambo Open Source (MOS) atau sering disebut Mambo adalah sebuah Content Management System (CMS) yang dibuat menggunakan bahasa PHP (PHP Hypertext Processor).

Perkembangan terakhir tentang Mambo, ada sedikit konflik antara developer (pengembang) dengan founder (pembuat program). Pihak founder berkeinginan untuk membentuk sebuah perusahaan bernama Mambo Foundation, namun para pengembang tidak setuju karena mereka beralasan bahwa jika Mambo sudah ditangani oleh sebuah perusahaan maka dikhawatirkan Mambo akan menjadi sebuah software yang komersial. Padalah tujuan awal dibuatnya Mambo adalah open source (gratis) untuk semua orang dan siapapun boleh menggunakan, menduplikasi, atau bahkan memodifikasi.

Kondisi seperti ini memicu para developer yang memiliki tanggung jawab dan hati nurani kepada user membuat mereka hengkang dari kepengurusan Mambo. Yang pada akhirnya para developer yang tidak setuju tersebut bergabung dan menciptakan sebuah software tandingan Mambo. Maka terciptalah sebuah sofware yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama persis bernama Joomla.

Hampir seluruh modul maupun komponen untuk Mambo dapat pula digunakan pula pada Joomla. Jadi, entah Anda menggunakan Mambo ataupun Joomla, tidak menjadi masalah karena seluruh tool memiliki fungsi yang sama.

Meskipun program ini menggunakan bahasa php, bukan berarti harus paham seluruhnya tentang kode php. Bagi mereka tidak memahami kode HTML, Javascript, ASP, CGI, , maupun php tidak perlu takut untuk mempelajarinya karena meskipun tidak tahu tentang kode-kode tersebut, orang bisa membuat sebuah web secara cepat dengan beberapa fitur yang sangat kompleks Mambo dapat digunakan untuk membuat situs: 1. Portal 2. Komersial 3. Non-profit 4. Pribadi

Aplikasi yang beragam dapat dibuat hanya dengan Mambo/Joomla karena memiliki beberapa kemampuan, diantaranya:

1.

Dapat melakukan update halaman utama, halaman berita, halaman artikel, maupun halaman arsip secara cepat.
2.

Dapat melihat file PDF
3.

Dapat menambahkan menu baru pada main menu, other menu, maupun top menu dengan mudah
4.

Dapat mengatur weblink dengan cepat dan mudah.
5.

Dapat mengatur banner (iklan).
6.

Dapat mengatur FAQ (Frequently Asked Questions).
7.

Dapat mengatur Newsflashes
8.

Membuat arsip dan menampilkannya kembali
9.

Dapat mencetak artikel, mengirim artikel lewat email, dan membaca artikel dengan format PDF.
10.

Dapat mengatur pengguna (user) dengan tingkat akses level yang berbeda.
11.

Dapat menambah komponen, modul, dan template dari pihak ketiga (seperti: forum, calendar, reminder, agenda, guestbook (buku tamu), shopping cart, dan sebagainya).

Desain Mambo berbeda dengan aplikasi sejenis seperti Microsoft Frontpage maupun Macromedia Dreamweaver. Mambo sangat fleksibel, mudah digunakan, dan bentuknya sederhana, menjadikan software ini sangat user friendly karena:

1.

Mudah melakukan setup/instalasi.
2.

Memiliki interface administrator yang sederhana untuk mengatur isi situs (website).
3.

Mudah digunakan untuk mengedit (menambah, mengubah, dan menghapus) content dan gambar.
4.

Fleksibel untuk mengatur tampilan front end.
5.

Fleksibel untuk menambah komponen dan modul yang baru dari pihak ketiga.

Seperti telah diijelaskan sebelumnya bahwa Anda tidak perlu lagi mengetahui konsep pembuatan web dengan HTML, XML maupun DHTML, cukup memasukan content dan gambar yang ingin ditampilkan ke dalam situs. Bahkan webmaster tidak perlu memahami program FTP untuk melakukan upload data karena di dalam Mambo/Joomla sudah tersedia fasilitas untuk uploading.

FLASH

MANFAAT FLASH

Dengan corak fitur yang lengkap dalam Flash, Anda dapat menciptakan banyak jensi aplikasi. Berikut adalah contoh beberapa macam hasil output dari aplikasi Macromedia Flash.

Animasi. Di sini termasuk iklan banner, kartu ucapan online, kartun, dan lain-lain. Beberapa tipe lain dari aplikasi Flash menambahkan unsur animasi secara baik.

Games. Banyak game (permainan) yang dibangun menggunakan Flash. Game kadang-kadang kombinasikan antara kemampuan animasi Flash dengan kemampuan logika ActionScipt.

Alat Penghubung Pengguna. Banyak perancang website menggunakan Flash untuk merancang alat pengubung pengguna. Alat penghubung termasuk navigasi sederhana sama seperti beberapa alat penghubung secara kompleks. Anda dapat melihat beberapa contoh navigasi yang dibuat menggunakan Flash di situs http://macromedia.com.

Area Pesan Fleksibel. Di sini adalah sebuah area dalam halaman website yang dirancang untuk menampilkan informasi yang memungkinkan periobahan waktu. Sebuah flexible messaging area (FMA) pada sebuah website restoran mungkin menampikan informasi tentang menu khusus setuap hari secara berbeda. Anda dapat melihat contoh sebuah FMA pada situs http://macromedia.com.

Kaya Aplikasi Internet. Di sini meliputi suatu spektrum aplikasi luas yang menyediakan sebuah kaya alat penghubung pengguna untuk menampilkan dan mengontrol manipulasi penyimpanan data di internet. Sebuah aplikasi Internet kaya dapat menjadi sebuah aplikasi kalender, aplikasi pencari harga, sebuah katalog belanja, sebuah aplikasi pendidikan dan ujian, atau aplikasi lain yang menghadirkan pengotrol data dengan grafik kaya alat penghubung.

DREAMWEAVER

A.Tutorial: Mengedit Web dengan Dreamweaver

Ada sebagian web designer dalam membuat situs professional tidak memanfaatkan Adobe Photoshop dalam merancang web, padahal dengan software tersebut kita akan lebih mudah dan lebih praktis dibandingkan harus membuat kode html.

Ketika dokumen Adobe Photoshop (download: situs_bisnis.zip) tersimpan dalam bentuk web maka secara otomatis akan membuat tag html sendiri sehingga tidak perlu bersusah payah mengetik kode html. Anda dapat membuktikan sendiri seperti nampak pada gambar berikut.



1. Mengubah Objek menjadi Background

Tidak semua gambar (image) yang pada web yang telah kita buat diganti. Jika image tersebut berfungsi sebagai tombol, maka Anda dapat menambahkan menu pull down agar tampilan website lebih menarik. Anda juga dapat membuat tombol dalam bentuk mouse over, dan lain sebagainya.

Pada bagian ini, kita akan mencoba membahas tentang teknik penggantian objek gambar menjadi latar belakang (backgrdound) agar kita dapat memasukkan beberapa komponen di dalamnya (teks maupun grafik).

1.Pertama kali, bukalah file index.html menggunakan Macromedia Dreamweaver.



2.Setelah file terbuka, tentukan terlebih dahulu image mana saja yang akan di jadikan latar belakang dan bagian mana saja yang akan dijadikan sebagai tombol. Sebagai contoh, klik image di bagian bawah teks New Product.



3.Pada bagian Properties, tertulis Src = images/index_26.gif. Hal itu berarti kita tidak dapat memasukan teks di atas gambar tersebut karena objek tersebut adalah image, bukan merupakan background. Tekan Del untuk menghapusnya.

4.Klik pada Background URL of cell untuk memilih gambar yang akan dijadikan latar belakang (background). Oleh karena nama file yang baru saja dihapus adalah index_26.gif maka gunakan file tersebut sebagai latar belakang.

5.Ketikkan images/index_26.gif pada kolom Bg.



6.Lakukan hal yang sama pada bagian lain apabila ingin dijadikan sebagai latar belakang agar kita dapat memasukkan objek berupa teks, animasi, maupun gambar.

-----------------------------------------------------------------------------------


2.Memasukkan Objek

Objek yang dimaksud dapat berupa animasi, gambar, maupun teks. Dalam Macromedia Dreamweaver proses memasukkan objek sangat mudah karena sudah disediakan tool yang sangat lengkap. Anda tinggal memilih objek apa yang akan dimasukkan. Berikut ini akan membahas masalah teknik memasukkan objek berupa teks.

- Letakkan kursor pada tempat yang akan ditambahkan teks.
- Pada penel Properties, aturlah beberapa spesifikasi seperti nampak pada gambar berikut.



- Ketikkan beberapa kalimat yang berisi berita, kemudian aturlah format teks tersebut seperti nampak pada gambar berikut.



- Anda bisa memasukkan image di antara teks tersebut. Untuk melakukan hal itu, pertama kali letakkan kursor di awal paragraf kemudian pilih menu Insert > Image.

- Pilih file gambar yang akan dimasukkan dalam dokumen tersebut.

- Apabila berhasil memasukkan gambar, maka akan terlihat objek tersebut berada di depan paragraf. Namun posisinya masih kurang sempurna karena susunan teks terdorong oleh gambar tersebut.

- Agar tampilan lebih rapi, Anda dapat mengatur posisi gambar sehingga seluruh teks akan berada di sebelah kanan gambar. Untuk melakukan hal tersebut, pada panel Properties pilih Left untuk Align.


MEMBUAT LINK DAN NAVIGASI

Menu yang mudah digunakan (user friendly) dapat membantu pengguna ketika mencari informasi yang dibutuhkan. Sebaiknya menggunakan tombol menu yang umum, seperti: Home, Product, Service, dan Contact Us

Dalam Macromedia Dreamweaver, kita membuat Pop-up Menu, dan Jumping Menu secara mudah. Anda tidak bersusah payah menuliskan script yang panjang dalam bahasa Javascript karena telah disediakan tool yang sangat mudah dan fleksibel.

1. Membuat Pop-up Menu


Keunggulan software Macromedia Dreamweaver dibandingkan dengan aplikasi lain yang sejenis adalah adanya tool untuk membuat menu pop-up yang dibuat dengan bahasa Java. Bagi mereka yang masih awan dengan bahasa Java, tidak perlu bingung karena disediakan panel Behavior untuk mempermudah dalam pembuatan menu pop-up.

Sebelum membuat pop-up menu terlebih dulu harus menyiapkan nama file sebagai link. Sebagai contoh: ketika user memilih menu PC maka yang akan muncul adalah pilihan nama computer seperti Acer, HP, BenQ, dan lain sebagainya. Dan ketika user memilih salah satu opsi (missal: Acer) maka akan terhubung ke file tersebut.

Dengan demikian, Anda harus membuat beberapa file dengan bentuk interface yang sama seperti halaman utama, yaitu menyimpan dengan nama lain (contoh: Save As > acer.html). Diasumsikan, Anda telah memiliki beberapa file sebagai link yang dimaksud.

- Pertama kali, klik menu PC.
- Jika panel Behaviors belum muncul, aktifkan terlebih dulu dengan cara memilih menu Window > Behaviors.
- Pada panel Behaviors (berada di sebelah kanan), klik tombol Add (tanda plus) untuk membuka menu.



- Selanjutnya pilih Show Pop up Menu.
- Setelah mengklik pilihan tersebut, maka akan muncul kotak dialog Show Pop-up Menu yang masih kosong.



- Pada Tab Contents, masukkan nama menu pada kolom Text (misal: Acer).
- Kemudian masukkan alamat URL pada kolom Link.
- Selanjutnya pada kolom Target, pilih _parent.
- Untuk membuat menu yang baru, klik tanda plus (+) di bagian atas. Kemudian lakukan hal sama seperti pada tahap 6.
- Selanjutnya, klik Tab Appearance untuk mengatur warna teks dan latar belakang pop up menu. Tentukan jenis dan ukuran font yang digunakan. Lalu tentukan pula warna teks dan warna cell ketika mouse berada di atas teks.
-Klik Tab Advanced untuk menentukan lebar, tinggi dan warna border kotak pop up menu.
-Klik Tab Position untuk menentukan posisi pop up menu.



- Setelah selesai klik OK. Untuk melihat hasilnya, klik tombol F12.

PHOTOSHOP



1. Drawing and Type Tools

PATH SELECTION (A): Untuk memilih dan mengedit path yang dinginkan.

Caranya: aktifkan Path Selection tool, klik pada path yang telah dimaksud. Teknik ini biasa digunakan jika memiliki beberapa path.

Type Tool : Untuk mengetik teks pada sebuah image secara vertikal maupun horizontal.

Caranya: pilih salah satu tipe Type tool (horizontal atau vertikal), pilih jenis font, warna font, dan ukuran font. Anda dapat pula membuat efek teks warped dengan beberapa bentuk pilihan.

Type Mask Tool : Untuk membuat seleksi berbentuk huruf.

Caranya: sama dengan Type tool.

Pen Tool : Untuk membuat path yang dapat digunakan sebagai seleksi maupun alat gambar.

Caranya: aktifkan Pen tool, dan aturlah Option bar untuk menentukan tipenya (Pen tool atau Freeform Pen tool), dan pilih salah satu bentuknya (Shape Layers, Path atau Fill Pixel).

Custom Shape Tool : Untuk membuat bentuk shape tertentu dari daftar yang ditampilkan.

Caranya: sama dengan Pen tool, dan dapat menentukan salah satu bentuk Shape yang diinginkan (Dingbats).

Notes tool : Untuk membuat catatan dan suara yang dapat disertakan dalam image.

Caranya: aktifkan Annotation tool untuk membuat catatan lalu klik dan drag untuk membuat tempat catatan (note). Mulailah mengetikkan beberapa catatan. Perlu diperhatikan, teks dalam catatan tersebut tidak akan tercetak dalam dokumen gambar Anda. Sedangkan untuk membuat notasi berbentuk suara, aktifkan Audio Annotation tool.

Eyedropper Tool : Untuk mengambil sampel warna dalam sebuah image.
Caranya: aktifkan Eyedropper tool, lalu klik pada daerah yang ingin diambil sampel warnanya. Umumnya, Anda hanya dapat mengambil sampel satu warna, namun Anda dapat pula mengambil beberapa sampel warna dengan cara menekan tombol Shift saat memilih warna. Maksimal sampel warna yang diambil secara bersamaan adalah 4.

Hand Tool : Untuk memindahkan sebuah gambar bersama-sama dengan windows.

Caranya: aktifkan Hand tool dan letakkan pada sebuah image. Geser tampilan windows untuk melihat daerah yang tak tampak.

Zoom Tool : Untuk mengatur tampilan (perbesar atau perkecil) image.

Caranya: aktifkan Zoom tool, dan buatlah seleksi untuk memperbesar daerah yang dimaksud. Untuk memperkecil tampilan, tekan tombol Alt sambil mengklik pada daerah yang dimaksud.

Foreground & Background Color : Untuk menentukan warna foreground dan background.

Caranya: klik pada ikon tersebut untuk memilih warna. Secara default, warna foreground & background adalah hitam dan putih. Untuk menukar posisinya, tekan huruf X pada keyoard.


2. Painting Tools

BRUSH (B) : Untuk membuat goresan kuas ketika mewarnai objek. Terdapat 12 tipe brush yang dapat Anda pilih, dan tiap-tiap tipe memiliki 20 jenis brush yang berbeda bentuk dan ukurannya. Diantaranya ada yang berbentuk daun, bunga, rumput, dan berbentuk pena untuk membuat kaligrafi.

Caranya: aktifkan Brush tool, lalu aturlah ukuran brush, tipe brush dan tingkat kepekatan (opacity) pada menu option di bagian atas. Selanjutnya pilihlah warna yang diinginkan.


PENCIL (B): Untuk membuat garis secara bebas dengan goresan yang menyerupai sebuah pensil.

pencil_tool.gif

HISTORY BRUSH (Y): Untuk mengembalikan objek pada posisi history tertentu. Tool in sangat berguna ketika mewarnai objek dengan brush kemudian ingin menghapusnya. Jika Anda menghapus menggunakan Eraser tool maka objek yang lain akan ikut terhapus.

Caranya: aktifkan History Brush tool dan tentukan ukuran brush. Goreskan pada objek untuk menghilangkan bekas goresan brush.

history_tool.gif

ART HISTORY BRUSH (Y): Untuk mewarnai objek berdasarkan history tertentu.

Caranya: aktifkan Art History Brush tool dan aturlah ukuran brush. Pada menu option, aturlah beberapa spesifikasi (Opacity, Style, Type, dan Tolerance). Kemudian goreskan pada gambar secara perlahan-lahan.

GRADIENT (G) : Untuk mewarnai objek dengan warna gradasi dengan tipe linier, angle, reflected, dan diamond.

Caranya: aktifkan Gradient tool dan tentukan tipe gradasi (linier, angle, reflected, dan diamond) pada menu Option. Selanjuntya, pilih warna gradasi, untuk membuat warna gradasi sendiri klik warna gradasi.

PAINT BUCKET (G): Untuk mengisi objek dengan warna foreground yang telah dipilih.

Caranya: aktifkan Paint Bucket tool, pilih warna yang diinginkan. Klik pada daerah yang ingin diberi warna. Anda dapat pula menekan tombol Alt+Backspace secara bersamaan untuk memberi warna (berfungsi sebagai Shottcuts).


3. Crop and Slice Tools

Tool-tool dalam kategori ini umumnya digunakan untuk mengedit image maupun dokumen Photoshop.

CROP (C): Untuk membuang bagian dari image canvas yang tidak digunakan.

Caranya: aktifkan Crop tool kemudian letakkan mouse pada daerah tertentu lalu seret ke daerah lain. Klik tanda centang di bagian atas jika sudah memilih atau tekan tombol Enter. Untuk memperkecil atau memperbesar area yang dipilih, klik titik Nude di bagian kiri/kanan/atas/bawah dan seret ke tempat lain untuk membuat perubahan ukuran.



SLICE (K) :Untuk membuat irisan pada image menjadi beberapa bagaian secara otomatis. Teknik ini sangat diperlukan ketika menampilkan beberapa gambar di internet karena sebuah gambar akan dipotong menjadi beberapa bagian sehingga akan lebih cepat ditampilkan.




Caranya: akifkan Slice tool kemudian buat seleksi berbentuk kotak pada gambar yang ingin dipotong. Buatlah irisan pada daerah lain dengan cara yang sama. Usahahan pemotongan selanjutnya tepat pada garis sebelumnya karena jika kurang atau melebihi daerah pemotongan sebelumnya maka secara otomatis akan membuat irisan lain.

WELCOME......SELAMAT DATANG!!!!!

ENJOY AND HOPE USEFULL..